Untuk saudariku, 5 november 2010

Andaikan da’wah bisa tegak dengan seorang diri

maka tidak perlu Nabi Musa AS mengajak Harun

dan tidak perlu pula Rasulullah SAW mengajak Abu Bakar untuk menemaninya hijrah..

Meskipun pengemban da’wah itu seorang’alim, faqih & memiliki azzam yg kuat,

tetap saja ia manusia lemah & akan selalu membutuhkan saudaranya

meskipun saudaranya itumemiliki banyak keterbatasan..

Maka jagalah saudaramu dan jangan kau sia2kan dia,

karena ia sangat mahal harganya

dan mungkin dialah yang selalu mendoakanmu dalam setiap langkah2mu..

Yaa Allah..

Jika saudariku ini sedang beribadah, terimalah ibadahnya

Jika sedang berdoa, kabulkanlah doanya

Jika sedang bekerja ringankanlah pekerjaannya

Jika sedang usaha hasilkanlah usahanya

jika sedang sakit sembuhkanlah segera

Jika sedang susah, gembirakanlah

Jika sedang malas, gugahlah agar ia rajin

Jika sedang musafir, selamatkanlah safarnya

Jika sedang cemas anugerahilah rasa aman

Jika sedang khilaf, sayangi dan ampuni

Jika sedang lupa, ingatkanlah ia

Yaa Allah

Golongkanlah kami sebagai orang2 yang selalu bersyukur padaMu

baik dalam keadaan sempit maupun lapang

Amiin..(dr.redhita srihatnia ayumi)

Iklan

One response to “Untuk saudariku, 5 november 2010

  1. amin ya rabbal alamin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s