Daily Archives: 22/11/2010

Kita pemain bukan pengamat

Kita adalah orang yang ikut dalam sebuah permainan bukanlah orang yang hanya mengamati dari jauh kemudian berkomentar seolah-olah tahu bahkan lebih tahu dari orang yang sedang bermain

 

Ketika kita menonton sebuah pertandingan sepak bola tak jarang kita “galinggaman”(minang red) melihat para pemain yang kita nilai mainnya buruk, kemana bola kesitu dia pergi, ada peluang menggolkan eh ternyata tak pula masuk aliasĀ  tendangan meleset. Tak jarang keluar umpatan dari kita “bodoh” atau ah payah pemainnya. Seolah-olah kita lebih ahli dari pemain yang sdh bertahun2 ikut dalam pertandingan-pertandingan besar itu.

Tapi sedikit berbeda mungkin ketika komentar-komentar tadi lahir dari seorang komentator yang pernah jadi pemain sepak bola. Mereka akan berkomentar lebih intelek, pake analisa dan tidak asal menyalahkan dengan emosi.

Begitupulalah kita dalam aktivitas dakwah ini, mudah lontaran komentar keluar dari mulut kita ketika kita hanya jadi pengamat dan tidak pernah jadi pemain. Cenderung menyalahkan tanpa pernah memposisikan seandainya kita yang mengerjakan satu hal tersebut.

Hakikatnya kita adalah “muharrik”(orang yg senantiasa bergerak) bukan pengamat atau komentator saja.

Dalam perjalanan dakwah ini yang dibutuhkan adalah pemain dakwah bukan pengamat dakwah.

Yang dibutuhkan adalah orang yang senantiasa menghabiskan hari-harinya dalam kerja-kerja dakwah bukan orang yang menghabiskan harinya untuk mengkritisi kebijakan dakwah.

Menjadi komentator atau pengamat itu mudah apalagi kalau kita belum pernah mencoba bermain.wallahualam

Iklan