berawal dari interaksi formal

Pernahkah kita kerumah seorang ikhwan dengan alasan ingin mengambil bahan untuk acar besok harinya, atau pernahkah mendapatkan sms reminder rapat, temu kader dari seorang ikhwan, atau pernahkah mendapat telpon dari seorang ikhwan yang baru saja selesai rapat dengan kita kemudian kembali mengajak membahas rapat tadi ditelpon, atau pernahkan mendapat sms yang membangunkan kita untuk tahajud oleh seorang ikhwan?

Mudah2an belum pernah dan kalaupun sudah pernah mudah2an kita tidak menikmatinya dan menanti-nantikan di sms atau di telpon ulang.

Era keterbukaan dimana dakwah telah semakin luas, kader dakwah semakin banyak, lahan dakwah terbuka tanpa batas ruang dan waktu, memungkinkan interaksi ikhwan dan akhwat menjadi berbeda dari dahulu. Seringnya kegiatan bersama juga menjadikan pandangan tak lagi terjaga sebaik dahulu…

Lantas apakah kita akan terus bernostalgia dan merindukan kondisi dahulu?

Pastinya tidak. kita harus punya benteng pertahanan yang lebih kuat jika dibandingkan dahulu agar kita tetap punya parameter yg standard tentang hijab.

Apakah era keterbukaan lantas membolehkan kita berinteraksi lepas tanpa batas? berawal dari sms2an formal lama2 ke pribadi, saling mention di tweet, menyapa di fb, tentunya antara ikhwan dan akhwat dengan dalih dakwah…

Apakah benar?

Wallahualam…Allah memang tahu apa niat kita namun menjaga sikap agar saudara kita juga tdk berprasangka dengan kita juga sebuah keharusan…

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s