jangan hanya menyesal

Terperangkap dalam kesalahan masa lalu dan terus menyesalinya terkadang membuat kita tak mampu melangkah kedepan. Terus melihatnya ke belakang akhirnya menjadikan pandangan mata kita tak lagi dapat melihat peluang masa depan. Berat memang melupakan sesuatu yang sudah terjadi di masalalu yang kemudian kita sadari sebagai sebuah kesalahan namun kita harus berusaha lepas agar langkah ini tak statis.

Siapapun itu tentunya pernah terjatuh. Anak2 yang sering terjatuh kemudian segera bangkit ia akan lebih cepat pandai melangkah dibandingkan dengan anak2 yang telah terjatuh namun menangis dan tak mau mencoba lagi. Begitu jua kita. Jatuh dalam kemaksiatan pastinya semua kita pernah mengalami namun tak semua kita mampu bangkit untuk kemudian segera berlari mengejar ketertinggalan. Tak jarang kita hanya meratapi masa lalu yang suram, diam dan berhenti melangkah, sibuk dengan semua penyesalan yang terus menghantui.

Seperti tak ingat kalau Allah itu ada dan maha pengampun kita terus saja menyiksa diri untuk terus menyalahkan diri atas kesalahan masa lalu. Padahal kita sudah sama-sama tahu bahwa Allah gembira menerima taubat kita bahkan lebih gembira ketimbang menerima kebanggaan amal2 kita, seperti pada hadist berikut:

Rasul bersabda, “Allah lebih gembira menerima taubat hamba-Nya dari pada hamba yang berjalan di padang pasir, lalu ia kehilangan kendaraannya yang memuat makanan dan minumannya. Ia menyangka akan mati, lalu ia menggali lubang, dan tidur di dalamnya sambil berkata, Aku akan tidur di lubang ini sampai kematian datang menjemput.’ Tiba-tiba kendaraan dan makanan yang ia bawa berada di atasnya. —Adakah kebahagian yang lebih besar dari peristiwa itu? Kebahagian orang yang akan mati, lalu selamat?— sampai-sampai ia berkata, ‘Ya Allah Kau hambaku, dan aku tuhan-Mu.’ (la sampai salah bicara karena bahagia.) Maka Allah lebih gembira menerima taubat hamba-Nya dari pada kegembiraan hamba tadi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Allah itu ampunannya amat luas, asal kita bertekad tak akan mengulanginya lagi, insyaAllah syurga itu akan semakin dekat sekelam apapun masa lalu yang pernah menghampiri kita.

Semangat untuk perbaikan diri, mulai dari sekarang, mulai dari amal2 ringan yang berkesinambungan.

Allah menanti kita dengan cintaNya, insyaALLAH DI JANNAHNYA 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s