Monthly Archives: Agustus 2013

interaksi dengan Al-quran

sedikit termenung dalam diam yang mendalam ketika mendengar cerita seorang mujahid yang pernah hidup di negara islam bosnia.

bercerita tentang daya pikat alquran yang luar biasa dan rasa cinta penduduknya yang begitu dahsyat akan kalam Allah.

Sewaktu anak2 sedang ramai bermain di halaman…bocah2 kecil yang saling bercanda…yang sering tak menghiraukan apapun…makan mereka lupakan,,,mandi terlewat bahkan panggilan ibu pun tak mereka hiraukan..

namun di neraka ini mereka berbeda…saat beliau melantunkan ayat alquran di teras rumah, tanpa perintah sontak bocah2 ingusan itu berlali mendekat beliau dan membuat lingkaran…duduk dengan rapinya tanpa intruksi tanpa kode dan tanpa aba-aba apapun..mereka duduk melingkar dan menyimak tilawah alquan yang dibacakan sampai selesai..sekali lagi tanpa upah..tanpa janji2 setelah itu…tertib sekali

begitu tilawah selesai mereka kembali ke dunianya…dunia bermain…lanjut bermain…

luar biasa..bocah saja bisa menikmati lantunan alquran…bagaimana dengan kita?

sudahkah kita diam dan menyimak saat Allah bicara dengan kita lewat firmannya?

sudahkah kita merasakan kehadiran Allah saat Ayat2 Allah itu dibacakan?

sudahkah kita meninggalkan pekerjaan kita hanya untuk membuktikan kepada Allah bahwa kita hambaNya begitu mencintainya, begitu rindu berinteraksi dengan ayat-ayatNya..

terlalu jauh ketika harus membandingkan kondisi kita dengan bosnia, mesir palestina ataupun syuriah…namun begitu ingin diri ini sedikit mirip dengan mereka dlm hal berinteraksi dengan Alquran…

akankah kemenangan itu hadir sahabat? saat alquran itu masih jauh dari diri…masih jauh dari hari-hari kita?

Maafkan anakmu ini Ibunda………….

GambarKami anak-anakmu ingin memohon restu.wahai ayahku wahai Ibuku ampunkan dosa-dosaku…wahai ibuku wahai ayahku…redokan akan diriku…

Sepenggal nasyid diatas, mengingatkan kita kepada sosok yang luar biasa…ayah…ibu….

Apa kabar ayah yang saat ini sudak berada di alam yang berbeda, doaku selau agar ayah tentram dan nyaman disana……..

Apa kabar ibu? lama tak bersua walau kita berada di provinsi yang sama.¬†Anakmu ini terlalu sibuk dengan dunianya, bahkana terkadang tak sempat untuk sekedar menyapamu yang jauh disana…

Masih hangat diingatkan ku saat Ibu berusaha untuk terus memenuhi kebutuhanku. tak ada kata tidak yang keluar dari lisannya meskipun ku tau kondisinya saat itu tak memungkinkan untuk memenuhi hajatku. Namun sosok itu selalu berusaha untuk mengatakan ada terhadap keinginanku.

Hari ini sosok itu hanya ingin kehadiran kita, tak banyak hal yang beliau minta. Beliau hanya ingin menghadirkan kita, sebuah cerita nyata dari suatu episode kehidupannya. Ia hanya ingin kita ada saat ia bercerita anak saya suda berhasil, ia hanyaingin memperkenalkan kita kepada para sahabatnya, ini anak didikan saya.

Sejena saja ia ingin berbai duka yang dulu selau ia dengarkan dari kita, hanya sejenak, hanya untuk bilang, nak punggung ibu tak sekuat dulu.. hanya itu…

Namun dimanaka kita saat ia butuh, dimanakah kita saat ia ingin sedikit berbagi

Mari bergegas ke kampung….Tulang Punggung ibu yang dulu kuat itu sekarang mulai melemah…sekarang mulai butuh bantun…meskipun ia tak pernah mengeluhkan…Jangan sampai semuanya terlambat dan kita hanya bisa menyesal karenatela menyia-nyiakan anugrah terindah yang Alla berikan kepada kita..

Menyayangi ibunda selamanya…berharap bisa bersama2 ayah kembali kelak di JannaNya….dipanggil kakanda dan abangnda yang jauh disana….