Category Archives: ukhuwah

Kala maut menjemputmu

sedikit mengenang kembali akan kenangan yang tak ingin kuhilangkan dari memori ini,,

kenangan yang menginspirasi ku untuk lebih dekat dengan Mu ya Allah

Berawal dari pertemuan yang tak lama ini, di sebuah mesjid dalam suasana iktikaf ramadhan…

disitulah baru aku cukup banyak berinteraksi dengan beliau…

sosok yang seperti tetesan air di tengah teriknya panas mentari,,,

Tenang meneduhkan…

Menyesal terlambat mengenalmu Ustadzah…….

Tiba-tiba kuteringat akan kumpulan bait lagu ini:

Telah tiba saat waktu kau tinggalkan kami
Kerana takdir yang Maha Esa telah menetapkan
Sedih rasanya hati ini bila mngenangkan
Kau sahabatku kau teman sejati

Tulus ikhlasmu luhur budimu bagai tiada pengganti
Senyum tawamu juga katamu menghiburkan kami
Memori indah kita bersama terus bersemadi
Kau sahabatku kau teman sejati

Sudah ditakdirkan kau pergi dulu
Di saat kau masih diperlukan
Tuhan lebih menyayangi dirimu
Ku pasrah diatas kehendak yang Esa

Ya Allah,tempatkannya di tempat yang mulia
Tempat yang kau janjikan nikmat untuk hamba Mu
Sahabatku akan ku teruskan perjuangan ini
Walau ku tahu kau tiada di sisi

Perjuangan kita masih jauh beribu batu
Selagi roh masih di jasad hidup diteruskan
Sedih rasa hati ini mengenangkan dikau
Bagai semalam kau bersama kami

Moga amanlah dan bahagia dikau di sana
Setangkai doa juga Fatehah terus kukirimkan
Moga di sana kau bersama para solehin
Ku sahabatku kau teman sejati

Kepergian itu sungguh mengagetkan dan membuat kami seolah baru terbangun dari mimpi antara percaya dan tidak dengan kabar yang baru saja ana terima lewat telpon

5 MENIT yang lalu baru saja telpon ini menerima sms kabar kl Engkau sedang sakit dan terpaksa harus mendapatkan perawatan di RS…

Tiba-tiba kabar itu langsung berubah dan ternyata Engkau telah tiada Ustadzah…

Kematian yang mendadak sangat membuat kami sejujurnya tidak siap, dan sangat berat menerimanya,,,

Namun perasaan ini dengan serta merta berubah ketika Kami melihat raut wajahmu yang sangat meneduhkan dan mengguratkan senyuman perpisahan,,,

sepertinya Engkau sedang melihat sesuatu yang indah ditunjukkan Allah kepadamu..sehingga kau begitu tersenyum lebar..

Kesedihan itu pun mendadak buyar dan yang timbul adalah rasa ikhlas dan sangat ridho atas kepergian Engkau.

Karena kami tau kau akan lebih bahagia disana..

Kau pergi dengan Kalaimat takbir yang terus berkumandang dari lisanmu sebelum akhirnya perpisahan itu terjadi, tepat saat engkau melakukan banyak amal kebaikan, Allah menjemputmu…Subhanallah…

Sungguh kami sangat menyayangi tapi ternyata Allah lebih sayang kepadamu..

Doa yang engkau panjatkan di hari terakhir kesempatan hidup yang Allah berikan langsung terkabul, tak ada hijab antara doamu dengan Allah, subhanallah..

Saat kau memanjatkan doa untuk bisa mati seperti kematian salah seorang orang sholeh, siangnya Allah langsung mengabulkannya persis kematian seperti orang sholeh tersebut…

Subhanallah, apa di balik ini semua,,,

Sosok sederhana di dunia ini yang meninggalkan dunia ini dalam keadaan tidak sederhana, dalam keadaan luar biasa..

Bagaimanakah dengan ana kelak???

Masih sangat banyak tugas2 yang harus dilanjutkan

Iklan

Untuk saudariku, 5 november 2010

Andaikan da’wah bisa tegak dengan seorang diri

maka tidak perlu Nabi Musa AS mengajak Harun

dan tidak perlu pula Rasulullah SAW mengajak Abu Bakar untuk menemaninya hijrah..

Meskipun pengemban da’wah itu seorang’alim, faqih & memiliki azzam yg kuat,

tetap saja ia manusia lemah & akan selalu membutuhkan saudaranya

meskipun saudaranya itumemiliki banyak keterbatasan..

Maka jagalah saudaramu dan jangan kau sia2kan dia,

karena ia sangat mahal harganya

dan mungkin dialah yang selalu mendoakanmu dalam setiap langkah2mu..

Yaa Allah..

Jika saudariku ini sedang beribadah, terimalah ibadahnya

Jika sedang berdoa, kabulkanlah doanya

Jika sedang bekerja ringankanlah pekerjaannya

Jika sedang usaha hasilkanlah usahanya

jika sedang sakit sembuhkanlah segera

Jika sedang susah, gembirakanlah

Jika sedang malas, gugahlah agar ia rajin

Jika sedang musafir, selamatkanlah safarnya

Jika sedang cemas anugerahilah rasa aman

Jika sedang khilaf, sayangi dan ampuni

Jika sedang lupa, ingatkanlah ia

Yaa Allah

Golongkanlah kami sebagai orang2 yang selalu bersyukur padaMu

baik dalam keadaan sempit maupun lapang

Amiin..(dr.redhita srihatnia ayumi)